Puisi Terbaru :
Hadirmu bagaikan angin di dalam Harunya deruan sang bayu malam Hingga
sayup bisikan malam mengingatkan Hati yang telah ter gores luka Luka
yang kian
Selamat tinggal kisah ku Awan bergelayut mendung,butiran butiran bening
siap jatuh dari atas sana Langit tak lagi indah, seolah ingin menangis,
entah menahan sedih
Kekasihku Kasihku Tiada kekasih lain yang lebih ku cintai selain Engkau
Tiada pertemuan yang ku ingin selain bertemu denganMu Tiada keindahan
yang ku pinta
malamku begitu sunyi.. .. tanpa hadir sang kekasih.. .. berjalan tanpa
henti..tanpa arah dan tujuan yang ta pernah pasti.. .. oh tuhann.. ..
kau
Satu malam yang tak kan pernah bungkam Bercerita tentang manismu yang
kini sudah jadi masa lalu Ketika aku berdiri di jendela, melihatmu
menyisir rambut
Saat ku menatapmu Saat ku memujamu Saat ku menginginkanmu Tapi kau tak
merasakannya itu Cinta… Kau membuatku terpesona akan dirimu Kau
membuatku tergila-gila akan
Cinta .. Sebenarnya ku sangat mengharapkanmu Ku sangat mendambakanmu Ku
sangat menginginkanmu Tapi… Ku tahu Ku tak mungkin mendapatkan Cintamu
Ku tak mungkin mendapatkan
Cinta….. Saat ku melihat mu untuk pertama kalinya Saat ku pertama kali
melihat senyum.di wajah mu Hati ku senang rasa nya ingin ku miliki
aku ingin mendengar lagi denting cincin yang kau lemparkan yang kini
kudapati berkarat, di dasar aliran nadiku aku ingin mendengar lagi
kepyar vas bunga
Terlalu aku mencintaimu Tak penah sanggup aku mengabaikanmu Walau kini
kau putuskan Mengarungi bahtera hidup dengannya Aku mencintaimu tak
sekedarnya Hatiku telah dipenuhi pesonamu
Tak kuasa diriku untuk tidak mencintaimu, sayang meskipun aku sadar
diriku telah berdua namun cintaku padamu lebih dalam dari istriku dan
tak sanggup diriku
Detik ini napasku seakan berhenti jiwaku tak kuasa bersatu lagi dengan
ragaku sebuah penantian yang tak ku ingini namun datang mengunjungi
diriku Air mata
lelah…. 1 kata yang mampu ku ucapkan tiap desahan keluhanku. seiring
irama kesedihan yang terus menghiasi rintihan air mata, yang terus
mengalir tiada henti.
Hitam kelam malam dalam sepi rinduku padamu tercurah bersama senja yg
telah dijemput gelap. Dalam sisa waktuku Dalam sembunyi senyap aku rapuh
dan tak
Aku Membencimu. Karena kamu selalu menghakimiku. Kamu yang membuat aku
merasa kembali ke masa itu. Ingin aku berteriak, Menunjukkan betapa
pedih hati karena sifatmu.
Tanpa ibu….. Tanpa ayah….. Tanpa kakak, adik dan sahabat ku …. Yang
slalu menemani ku di kala aku suka ataupun duka…. Itu semua kutinggalkan
menatap indahnya bulan tak dapat aku melupakan cinta yang pernah kau
berikan yang kini tinggal kenangan mengapa kau pergi dariku di saat ku
tengah
terimakasih TUHANKU toek setiap hembusan nafas yang terurai di atas
rizky yang tiada tara… melalui pelantara kedua orangtuaku kau berikan
aku kepercayaan untuk hidup….
terbayang wajahmu yang indah bertetesan air mata q ini di saat kau
beranjak pergi dengan membawa luka perih hati yang seolah api membakar
diri
Cintamu sungguh terlalu sulit untukku. Bukankah yang ku pinta hanya
cinta sederhana dan bersahaja…. Jika,semua terasa kian menyesakkan dada
dan memberatkan langkahku.. Akan kuPuisi Terbaru :
Harus berapa kali lagi Hatimu kan ku ketuk Hingga dirimu benar-benar
Mendengarkan rintihan hati Sang pengagung cinta Lunglaiku tak mungkin
ber kaca Menghias hati
Kadang rasa takut menghantuiku tersenyum padamu. Aku takut sekarang
masih bisa tersenyum dan nikmati balasannya tapi besok tidak. Aku takut
kamu pergi dan buat
Biarkan bintang mata ini membasahi pipi Biarkan hati ini semakin rapuh
Biarkan langkah kaki semakin tertatih Ketika pancaran senyum indah mu
hadir karnanya Ku
Sudah 10 thn lalu kisah kita, tapi hingga kini aku masih ingat padamu.
Entah mengapa aku masih ingat terus dirimu. Tak kusangka akan ada
Rinduku Air matakupun jatuh lagi Menghujani bumi menapaki jejak
kepergianmu Kini semua kenangan merasuk jiwaku Menerkam membuat pedih di
hati Senyummu, tangis manjamu senantiasa
terasa lepas kala secarik kertas bercumbu dengan pena,, merangkum beribu
rasa yang berserakan di dada,, dia yang namanya tertera,, selipkan satu
kata yang entah
HEY! DENGARKAN AKU! Kau tau kenapa aku membencimu? Biar kutunjukan! 1.
Aku membencimu saat kau bersikap dingin padaku! 2. Aku membencimu saat
kau mengacuhkanku!
berbagi padamu apa yang kumiliki meluangkan waktuku tuk temani harimu
belajar tuk bersikap bijak …. saat kudengar kisahmu menawarkan
kenyamanan teduhkan risau hatimu ternyata…..
ijinkan aku yg hina ini tuk sekedar memandang seLembar kertas usang
berLukiskan indah raut paras seorang hamba-Nya . mengagumi setiap inci
kesempurnaan yg Tuhan
Selagi lentik jemariku masih Sanggup mengaksarakan sajak Dari deburan
ombak cintamu Maka tak salah bukan bila sebuah Sajak terangkai namamu
menjadi Sandaran dalam sepinyaPuisi Terbaru :
Tuhan itu tak adil.. Mereka semua pendusta! Bagaimana mungkin hanya kau
yang terlihat cantik di mataku?! Lihatkah kau satu bintang di atas sana?
Sia-sia..
Telah bisa ku rasa hangat hembus nafasmu Telah bisa ku dengar derap
denyut jantungmu Aku bahagia bersamamu Aku mencintaimu Kasih Jemput aku
suatu hari
terkadang aku bingung,, akan arti hadirku di bumi ini.. jalan selalu
berliku,, semakin hari semakin aku tak mengerti,, dan dari atas sana ku
tau..
Langit mulai menghitam menutupi cahaya sang matahari Angin sepoi mulai
berlari kencang perlahan Teriknya hari mulai memudar dan kesejukan pun
membelai mesra Tak pernah
Wahai bidadari Yang tersembunyi dibalik takdirku Lingkaran kerinduan
yang kau ciptakan Menorehkan kegelisahan di kebisuan asmaraku Beragam
imaji tentang gambaran pesonamu.. Tak satupun berkata
cukup rasanya menghadapi hari ini cukup rasanya menghadapi hari lampau
cukup rasanya menghadapi hari esok aku hanya ingin memejamkan mata
sjenak melepas kelelahan yg
Tiada kata lagi yang dapat terucap Hanya air mata yang terus menerus
mengalir tetes air mata hanya penggalan masa lalu Bagaikan dingin yang
terus
Terkadang walau masih aku menangis Terkadang nyeri menyiksa bathin
Terkadang aku sering menertawai kebodohan antara kita Disaat yg sama aku
kumpulkan bayangan lalu dan
terasa indah saat kita bersama menjalani cinta kita berdua sekian lama
kita bersama tak pernah ku duga akan berakhir mungkin ini yg terbaik
untuk
Di antara ribuan sajak yang kau lempar lewat syair-syair usang Wibawamu
kembali menggodaku Hingga kagum itu semakin nyata Di antara ragu yang
sempat menjelma
